Jepit buatan kaka Nisa, Keren...
Diposting oleh
yanti
on Minggu, 23 Desember 2012
/
Comments: (0)
Senengnya pake jepit buatan Kakak Nisa, Ghaida Dzakiyyah bertambah senang bergaya, "terimakasih Kakak Nisa!!"
hari pertama liburan
Diposting oleh
yanti
/
Comments: (0)
Bandung di guyur hujan terus, jalan-jalanpun macet dengan wisatawan, situasi yang membuat malas untuk pergi jalan-jalan.
Nisa si pangais bungsu menagih janji untuk diajari membuat kerajinan tangan, dia bilang dari pada jalan-jalan ujan-ujanan, bermacet2 ria, mengeluarkan uang, lebih baik buat sesuatu.
Pikiran yang melegakan...
Sudah jadi gelang ghaida
oh senangnya ....
Bikin gelang cantik buat ghaida
Ade ghaida suka sekali bergaya, akan lebih lucu bila dipakaikan accessories yang kakak Nisa buatkan
Ukur ketangan ghaida
Nah biar pas dengan tangan imut ade Ghaida, kakak ukur dulu yah?
Nah sekarang bikin jepit cantik
Ada bahan flanelnih, manfaatkan bahan2 yang sudah ada dirumah. Alhamdulillah peralatannyapun sudah ada, tinggal praktekin. sabar ya dek? kakak bikinin jepit cantik untuk ade Ghaida Dzakiyyah
daur ulang kartu undangan
Diposting oleh
yanti
on Sabtu, 15 Desember 2012
/
Comments: (0)
Untuk Milad Ghaida ke
4
Smoga jadi anak yang sholehah...
Boks cantik yang hemat
Kartu Undangan bekas dibuang sayang
Selamat Hari Raya Iedul fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir dan bathin
Diposting oleh
yanti
on Sabtu, 18 Agustus 2012
/
Comments: (0)
Diposting oleh
yanti
on Sabtu, 11 Agustus 2012
/
Comments: (0)
doa berbuka puasa:
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa:
(‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’)” (HR. Abu Daud no.2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232)
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa:
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
/Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah/(‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’)” (HR. Abu Daud no.2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232)
Mario Teguh tentang Ibu
Diposting oleh
yanti
on Kamis, 02 Februari 2012
Label:
Mario Teguh tentang Ibu
/
Comments: (0)
Berikut adalah ringkasan MTGW A Mother’s Prayer
Kebahagiaan dan keberhasilan anak-anaknya adalah keberhasilannya, sama dengan kesedihan anak-anaknya sampai kapanpun menjadi kesedihannya.
Sedikit mengulas latar belakang keluarga dari Mario Teguh, beliau berkata bahwa orang yang tidak mengenalnya akan menganggap beliau dari Rusia (he..he..). Ibunda beliau bernama Siti Maria dari Bugis campuran Arab Bugis, sedang Ayah beliau dari Porong seorang Tentara Jawa-China. Ibu dari Muhammadiyah Ayah dari Nahdathul Ulama (NU) sedang beliau berada diporos tengah (candanya).
Jawaban bagi doa ibu sudah terkabul tetapi semua jawaban doa ibu belum menjadi jawaban bagi doa anaknya, dikarenakan anak2nya belum mendoakan ibunya. Jadi mulai malam ini banyakanlah berdoa untuk ibu, karena itu kita tinggal hanya menambah sedikit kekuatan yang menyumbang kasih sayang Tuhan untuk memuliakan anak dari ibu yang mulia.
Tuhan itu menunggu maaf orang tua sebelum mamafkan seorang anak. Maksudnya kalau ibu anda tidak ikhlas kepada anda, anda meminta ampun kepada Tuhan-pun, Tuhan tidak akan memafkan, sebelum Tuhan melihat ibu memafkannya,
Semua anak yang sedang bermasalah dengan orang tuanya, tidak mungkin hidupnya berkwalitas dengan baik. Kalau anak itu tidak membangun hubungan yang baik dengan ibunya, tidak mungkin hidupnya baik.
Ibu menjadi tempat bersandar banyak untuk anak2nya, tapi seorang ibu tidak menginginkan anaknya untuk bersandar, karena ibu menginginkan anaknya, bisa berdiri tegak.
Sesedikit mungkin kita berbicara masalah yang kita hadapi kepada ibu kita, karena biarpun masalah itu sudah selesai dia akan masih kepikiran.
Kalau kita salah kepada ibu, idelanya kita meminta maaf. Supaya kita tidak minta maaf kepada Ibu berbicaralah seperti berdo’a, sebab dengan begini, anda tidak mungkin bicara dengan kasar. Dimasa senjanya, Ibunda butuh orang yang menyayanginya saat beliau mendapatkan masalah.
Urutan yang berhak mendapatkan perlakuan baik dari kita adalah ibumu, ibumu, ibumu, kemudian ayahmu, kemudian orang2 yang terdekat lainnya.Kita harus maklum tidak semua ibu bisa semulia dalam gambaran itu.
Kemampuan berbakti kepada ibu sebagai ibu, yang dinilai itu adalah anaknya.
Siapapun beliau berbaktilah, karena yang dinilai bukan beliau tetapi anda.
Semua aliran kegiatan manusia dalam sejarah, tidak akan ada kalau tidak ada aliran kegiatan seorang ibu dalam sejarah. Hari Ibu itu seharusnya lebih dulu dari hari pahlawan, karena para pahlawan hanya bisa terlahir dari kandungan seorang Ibu.
Kalau kita tidak bisa memberi sesuatu yang bisa dibeli, berikanlah sesuatu yang tidak bisa dibeli. Sebuah Kasih sayang, melihatlah dengan sayang, bicaralah lembut dengan penuh kasih sayang, sentuhlah beliau, peluk, cium merupakan suatu penghargaan yang tidak ternilai.
Ibunda kita lebih membutuhkan kehadiran kita daripada yang bisa kita belikan. Jadilah anak yang mendoakan, yang memulaiakan dan selalu memujinya, bicaralah yang baik2 didepan anak2 tentang ibu.
Dalam berniaga dalam bernegara, iman saja tidak cukup, kita harus pandai dan punya perencanaan. Kalau kita beriman, buktikan diri kita bersedia untuk memandaikan orang lain.
Kalau bisnis kita gagal belum tentu ibu yang salah, belum tentu kita tidak mendo’akan ibu, kemungkinan ada yang salah dalam cara penanganan bisnis itu.
Pemberian hadiah seorang ibu kepada anaknya, apapun itu harus dihargai, karena kita tidak akan bisa memaafkan diri kita, kalau ternyata pemberian itu adalah pemberian terakhir.
Para suami, hadiah terbaik yang bisa diberikan kepada anak2 kita adalah mencintai dan memuliakan ibu mereka.
Mau tahu kapan anda paling sedih?, saat paling sedih adalah saat dimana anda berdo’a memangggil nama ibu. Karena Semakin dewasa seseorang semakin dalam kesedihan yang membuatnya menagis karena ibunya.
Sesuatu yang tidak akan dirasakan seorang ayah adalah sesuatu yang bergerak didalam perutnya saat Ibu mengandung anak. Untuk bayinya seorang ibu rela melakukan apapun.
Kegembiraan itu dibangun sejak kecil terutama untuk hal2 yang penting bagi ibunya. Anak jangan disuruh waktu dia sedang marah atau sedang rewel, ajaklah dia ketika dia sedang riang.
Berbicaralah dengan hati yang mendo’akan kebaikan, kepada orang yang kita ajak bicara. lalu perhatikan apa yang terjadi.
Kebahagiaan dan keberhasilan anak-anaknya adalah keberhasilannya, sama dengan kesedihan anak-anaknya sampai kapanpun menjadi kesedihannya.
Sedikit mengulas latar belakang keluarga dari Mario Teguh, beliau berkata bahwa orang yang tidak mengenalnya akan menganggap beliau dari Rusia (he..he..). Ibunda beliau bernama Siti Maria dari Bugis campuran Arab Bugis, sedang Ayah beliau dari Porong seorang Tentara Jawa-China. Ibu dari Muhammadiyah Ayah dari Nahdathul Ulama (NU) sedang beliau berada diporos tengah (candanya).
Jawaban bagi doa ibu sudah terkabul tetapi semua jawaban doa ibu belum menjadi jawaban bagi doa anaknya, dikarenakan anak2nya belum mendoakan ibunya. Jadi mulai malam ini banyakanlah berdoa untuk ibu, karena itu kita tinggal hanya menambah sedikit kekuatan yang menyumbang kasih sayang Tuhan untuk memuliakan anak dari ibu yang mulia.
Tuhan itu menunggu maaf orang tua sebelum mamafkan seorang anak. Maksudnya kalau ibu anda tidak ikhlas kepada anda, anda meminta ampun kepada Tuhan-pun, Tuhan tidak akan memafkan, sebelum Tuhan melihat ibu memafkannya,
Semua anak yang sedang bermasalah dengan orang tuanya, tidak mungkin hidupnya berkwalitas dengan baik. Kalau anak itu tidak membangun hubungan yang baik dengan ibunya, tidak mungkin hidupnya baik.
Ibu menjadi tempat bersandar banyak untuk anak2nya, tapi seorang ibu tidak menginginkan anaknya untuk bersandar, karena ibu menginginkan anaknya, bisa berdiri tegak.
Sesedikit mungkin kita berbicara masalah yang kita hadapi kepada ibu kita, karena biarpun masalah itu sudah selesai dia akan masih kepikiran.
Kalau kita salah kepada ibu, idelanya kita meminta maaf. Supaya kita tidak minta maaf kepada Ibu berbicaralah seperti berdo’a, sebab dengan begini, anda tidak mungkin bicara dengan kasar. Dimasa senjanya, Ibunda butuh orang yang menyayanginya saat beliau mendapatkan masalah.
Urutan yang berhak mendapatkan perlakuan baik dari kita adalah ibumu, ibumu, ibumu, kemudian ayahmu, kemudian orang2 yang terdekat lainnya.Kita harus maklum tidak semua ibu bisa semulia dalam gambaran itu.
Kemampuan berbakti kepada ibu sebagai ibu, yang dinilai itu adalah anaknya.
Siapapun beliau berbaktilah, karena yang dinilai bukan beliau tetapi anda.
Semua aliran kegiatan manusia dalam sejarah, tidak akan ada kalau tidak ada aliran kegiatan seorang ibu dalam sejarah. Hari Ibu itu seharusnya lebih dulu dari hari pahlawan, karena para pahlawan hanya bisa terlahir dari kandungan seorang Ibu.
Kalau kita tidak bisa memberi sesuatu yang bisa dibeli, berikanlah sesuatu yang tidak bisa dibeli. Sebuah Kasih sayang, melihatlah dengan sayang, bicaralah lembut dengan penuh kasih sayang, sentuhlah beliau, peluk, cium merupakan suatu penghargaan yang tidak ternilai.
Ibunda kita lebih membutuhkan kehadiran kita daripada yang bisa kita belikan. Jadilah anak yang mendoakan, yang memulaiakan dan selalu memujinya, bicaralah yang baik2 didepan anak2 tentang ibu.
Dalam berniaga dalam bernegara, iman saja tidak cukup, kita harus pandai dan punya perencanaan. Kalau kita beriman, buktikan diri kita bersedia untuk memandaikan orang lain.
Kalau bisnis kita gagal belum tentu ibu yang salah, belum tentu kita tidak mendo’akan ibu, kemungkinan ada yang salah dalam cara penanganan bisnis itu.
Pemberian hadiah seorang ibu kepada anaknya, apapun itu harus dihargai, karena kita tidak akan bisa memaafkan diri kita, kalau ternyata pemberian itu adalah pemberian terakhir.
Para suami, hadiah terbaik yang bisa diberikan kepada anak2 kita adalah mencintai dan memuliakan ibu mereka.
Mau tahu kapan anda paling sedih?, saat paling sedih adalah saat dimana anda berdo’a memangggil nama ibu. Karena Semakin dewasa seseorang semakin dalam kesedihan yang membuatnya menagis karena ibunya.
Sesuatu yang tidak akan dirasakan seorang ayah adalah sesuatu yang bergerak didalam perutnya saat Ibu mengandung anak. Untuk bayinya seorang ibu rela melakukan apapun.
Kegembiraan itu dibangun sejak kecil terutama untuk hal2 yang penting bagi ibunya. Anak jangan disuruh waktu dia sedang marah atau sedang rewel, ajaklah dia ketika dia sedang riang.
Berbicaralah dengan hati yang mendo’akan kebaikan, kepada orang yang kita ajak bicara. lalu perhatikan apa yang terjadi.
peta belajar permata hati
Diposting oleh
yanti
on Senin, 16 Januari 2012
Label:
peta belajar permata hati
/
Comments: (0)
"Good Speech dari Bpk Dahlan Iskan"
Diposting oleh
yanti
on Sabtu, 14 Januari 2012
Label:
"Good Speech dari Bpk Dahlan Iskan"
/
Comments: (0)
Tiba-tiba saja pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebar ke mana-mana. Bukan gosip melainkan pernyataan yang bijak mengenai kepemimpinan.
Pernyataan ini sebenarnya diungkapkan Dahlan selepas dilantik menjadi Menteri BUMN Oktober tahun lalu pada suatu media. Entah bagaimana tiga hari terakhir menjadi pembicaraan di forum-forum, dikutip di berbagai blog, bahkan dimuat juga di akun Facebook yang menamakan dirinya Dahlaniskanfans.
Berikut pernyataan lengkap Dahlan Iskan yang diberi judul "Good Speech dari Bpk Dahlan Iskan" di forum-forum:
Menjadi pemimpin itu dianggap enak. Menjadi pemimpin itu dianggap bisa berkuasa.
Tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa untuk bisa menjadi pemimpin yang baik sebenarnya harus pernah membuktikan dirinya pernah menjadi orang yang dipimpin.
Ketika menjadi orang yang dipimpin itu, dia juga bisa menjadi orang yang dipimpin dengan baik. Artinya untuk bisa menjadi pemimpin yang baik harus pernah menjadi anak buah yang baik.
Saya meragukan seseorang yang ketika menjadi anak buah tidak baik, dia bisa menjadi pemimpin yang baik. Menjadi anak buah yang baik itu adalah anak buah yang loyal tetapi juga kritis. Anak buah yang patuh tetapi juga bisa berpikir mana yang baik dan mana yang tidak baik. Anak buah yang selalu bisa memberikan jalan keluar kepada atasannya. Anak buah yang bisa memberikan pemecahan masalah bagi atasannya. Bukan anak buah yang selalu merepotkan atasannya, anak buah yang selalu membikin masalah pemimpinnya dan anak buah yang selalu memberikan persoalan bagi pemimpinnya.
Jadi ketika menjadi anak buah, dia harus bisa menjadi anak buah yang baik, bukan menjadi bagian persoalan dari pemimpinnya, tetapi menjadi problem solver bagi pemimpinnya.
Nah... kalau seseorang itu pernah menjadi anak buah yang baik, dan dalam kurun waktu yang cukup, maka kelak ketika dia naik menjadi pemimpin, dia akan bisa menjadi pemimpin yang baik. Karena seorang pemimpin yang pernah menjadi anak buah yang baik, maka dia bisa mengetahui bagaimana rasanya pernah menjadi anak buah.
Dengan demikian dia bisa tahu apa saja yang diperlukan anak buah dan bagaimana perasaan anak buah. Jadi pemimpin yang baik adalah pemimpin yang pernah menjadi anak buah yang baik.
LuarBiasa!!!
Pernyataan ini sebenarnya diungkapkan Dahlan selepas dilantik menjadi Menteri BUMN Oktober tahun lalu pada suatu media. Entah bagaimana tiga hari terakhir menjadi pembicaraan di forum-forum, dikutip di berbagai blog, bahkan dimuat juga di akun Facebook yang menamakan dirinya Dahlaniskanfans.
Berikut pernyataan lengkap Dahlan Iskan yang diberi judul "Good Speech dari Bpk Dahlan Iskan" di forum-forum:
Menjadi pemimpin itu dianggap enak. Menjadi pemimpin itu dianggap bisa berkuasa.
Tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa untuk bisa menjadi pemimpin yang baik sebenarnya harus pernah membuktikan dirinya pernah menjadi orang yang dipimpin.
Ketika menjadi orang yang dipimpin itu, dia juga bisa menjadi orang yang dipimpin dengan baik. Artinya untuk bisa menjadi pemimpin yang baik harus pernah menjadi anak buah yang baik.
Saya meragukan seseorang yang ketika menjadi anak buah tidak baik, dia bisa menjadi pemimpin yang baik. Menjadi anak buah yang baik itu adalah anak buah yang loyal tetapi juga kritis. Anak buah yang patuh tetapi juga bisa berpikir mana yang baik dan mana yang tidak baik. Anak buah yang selalu bisa memberikan jalan keluar kepada atasannya. Anak buah yang bisa memberikan pemecahan masalah bagi atasannya. Bukan anak buah yang selalu merepotkan atasannya, anak buah yang selalu membikin masalah pemimpinnya dan anak buah yang selalu memberikan persoalan bagi pemimpinnya.
Jadi ketika menjadi anak buah, dia harus bisa menjadi anak buah yang baik, bukan menjadi bagian persoalan dari pemimpinnya, tetapi menjadi problem solver bagi pemimpinnya.
Nah... kalau seseorang itu pernah menjadi anak buah yang baik, dan dalam kurun waktu yang cukup, maka kelak ketika dia naik menjadi pemimpin, dia akan bisa menjadi pemimpin yang baik. Karena seorang pemimpin yang pernah menjadi anak buah yang baik, maka dia bisa mengetahui bagaimana rasanya pernah menjadi anak buah.
Dengan demikian dia bisa tahu apa saja yang diperlukan anak buah dan bagaimana perasaan anak buah. Jadi pemimpin yang baik adalah pemimpin yang pernah menjadi anak buah yang baik.
LuarBiasa!!!
rely on your brain, not your strength
Diposting oleh
yanti
on Kamis, 12 Januari 2012
Label:
not your strength,
rely on your brain
/
Comments: (0)

























